Kelebihan Oppo Reno 4F, Siap Menunjang Aktivitasmu!

kelebihan oppo reno 4f

Kelebihan Oppo Reno 4F mungkin sudah banyak yang mengetahuinya karena Hp satu ini memang termasuk dalam jajaran Hp Oppo paling ditunggu-tunggu. Sebagai merek yang sudah merajai pasaran Indonesia, Oppo memang selalu membuktikan kualitas terbaiknya melalui berbagai seri yang diluncurkan. Hal ini tentu juga berdampak pada peminat Oppo Reno 4F yang terbukti cukup banyak.

Kali ini, Oppo Reno 4F tidak hanya tampil percaya diri dengan kameranya yang menggoda, tetapi juga dengan internal sistem yang mumpuni. Sudah bukan rahasia lagi apabila internal sistem akan sangat mempengaruhi tingkat kualitas dari Hp tersebut sehingga penting sekali memperhatikannya. Untuk itu, kamu perlu menyimak beberapa kelebihan dari sistem internal yang dimiliki Oppo Reno 4F berikut.

Berbagai Kelebihan Oppo Reno 4F dari Sistem Internal OS dan UI

  1. Chipset Canggih dan Powerfull

Berbeda dengan sang ‘kakak’ atau Oppo Reno 3, kali ini Oppo Reno 4F mengusung sistem pacu yang lebih unggul, yakni Snapdragon 720G. Chipset keluaran Qualcomm tersebut sudah terbukti memiliki kualitas yang unggul dan tidak tertinggal dibandingkan keluaran sebelumnya. Hal ini tentu juga berpengaruh terhadap kelebihan Oppo Reno 4F yang semakin performatif.

Selain itu, sistem fabrikasi yang disematkan sudah sangat efisien dan canggih, yakni 8 nanometer. Peningkatan performa yang dimiliki oleh Oppo Reno 4F juga berdampak pada proses perjalanan aplikasi. Kamu tidak akan menemui masalah-masalah seperti lemot dan sebagainya, bahkan sangat cocok untuk bermain game.

  1. Type Android 10 dan Color OS 7.2 yang Oke

Kelebihan Oppo Reno 4F yang lainnya adalah merupakan tipe Android 10 dengan sistem ColorOS 7.2. Di Indonesia, ColorOS hanya dimiliki oleh jajaran Hp Oppo sehingga keunggulan ini menjadikan pembeda yang kemudian mampu menarik para pecinta smartphone canggih. Bisa dibilang sistem ini menjadi pelopor gaya hidup yang sangat menyenangkan bagi para penggunanya.

Keuntungan yang diperoleh dari penggunaan sistem internal ColorOS 7.2 adalah mampu menghadirkan berbagai fitur yang menarik. Beberapa fitur tersebut diantaranya adalah Al App Preloading, Al-enhanced Smart Sensor, dan masih banyak lagi. Masing-masing fitur tersebut memegang peranan penting, seperti misalnya Al App Preloading yang berfungsi meningkatkan performa aplikasi.

  1. Storage Cukup

Soal masalah storage atau penyimpanannya, Oppo Reno 4F tampil dengan percaya diri, yakni 8/128GB. Kapasitas memori tersebut tentu menjadi kelebihan Oppo Reno 4F yang memberikan banyak keuntungan kepada para pengguna. Jika dihubungkan dengan harga dikelasnya, kapasitas tersebut tentu sudah sangat luar biasa.

Sebagian besar orang terkadang mementingkan kapasitas memori di atas segalanya demi menunjang aktivitas teknologi yang dibutuhkan. Untuk itu, dengan jumlah kapasitas yang begitu besar, kamu tidak hanya bisa menginstall berbagai aplikasi, tetapi juga banyak data-data lain yang bisa dipilih.

  1. Super Power Saving Mode

Saat ini, daya tahan baterai menjadi salah satu hal yang sangat disorot ketika memilih sebuah Hp karena baterai sendiri menjadi kunci utama penggunaannya. Kali ini, kelebihan Oppo Reno 4F yang tidak boleh diabaikan adalah adanya sistem Super Power Saving Mode yang dipadukan dalam kapasitas baterai andalannya.

Fungsinya adalah menjadikan baterai lebih tahan lama dengan tanpa membuat sistem CPU menjadi panas saat digunakan. Bahkan, sistem ini mampu menyesuaikan tingkat penggunaan daya di masing-masing aplikasi dan membuatnya hemat dan selalu terjaga dengan baik.

Nah, itulah beberapa kelebihan Oppo Reno Terbaru yang siap meningkatkan kebutuhan teknologimu. Keseluruhan sistem internal yang dimiliki oleh seri ini memang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya karena  terbukti mampu menciptakan berbagai fitur yang menarik.

Ketahui Cara Mencuci Mobil Bagian Dalam Berikut Ini!

cara merawat mobil manual

Bagian dalam mobil atau yang biasa disebut dengan interior merupakan salah satu bagian yang penting. Pasalnya, pengemudi dan penumpang mobil akan langsung menggunakan bagian interior ini. Interior yang kotor atau tidak terawat pasti akan menimbulkan kesan tidak nyaman. Hal ini berlaku untuk pengemudi maupun untuk penumpangnya. Maka dari itu, sebagai pemilik mobil ada baiknya kalau kamu merawat dan menjaga kondisi interior mobil kamu. Kalau ada bagian interior yang rusak, kamu bisa menggantinya. Di sisi lain, kalau ada bagian yang kotor kamu bisa mencuci dan membersihkannya. Mungkin kamu berpikir, memangnya bisa mencuci bagian interior mobil? Jawabannya bisa sekali! Kamu bisa mengetahui cara mencuci mobil bagian dalam di tulisan ini. Untuk tahu lebih banyak dan lebih lengkap, ikuti terus penjelasan di bawah ya! Dengan begitu, kamu tidak akan ketinggalan informasi penting soal mencuci bagian interior mobil. Ketahui cara mencuci mobil yang mudah untuk dilakukan yuk.

Cara Mencuci Bagian Dalam Mobil Secara Menyeluruh

Untuk bisa membersihkan dan mencuci bagian interior mobil, ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak cara-caranya berikut ini.

1. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pembersihan dan pencucian interior mobil, kamu harus menyiapkan beberapa alat dan bahan. Alat-alat yang dibutuhkan adalah penyedot debu, sapu kecil, ember, selang air, dan sikat kecil. Untuk bahannya sendiri siapkan shampoo khusus mobil, kamper, pembersih kulit, dan pengharum. Kalau semua alat dan bahan sudah siap kamu bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

2. Keluarkan Barang Di Dalam Mobil

Untuk mulai membersihkan dan mencuci bagian dalam mobil, ada baiknya kalau kamu mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam mobil terlebih dahulu. Keluarkan bagian karpet mobil, sarung kursi, sarung stir, dan segala aksesoris interior mobil yang ada. Bersihkan semua aksesoris ini setelah kamu selesai membersihkan bagian dalam mobilnya.

3. Mulai Membersihkan dan Mencuci

Setelah alat dan bahan siap serta semua barang di barang mobil telah dikeluarkan, kamu bisa melanjutkan ke langkah ini. Sikat bagian kursi penumpang dengan sikat kecil. Hal ini dilakukan untuk merontokkan kotoran-kotoran yang menempel pada permukaan kursi. Setelahnya kamu bisa menggunakan penyedot debu pada seluruh bagian dalam mobil. Mulai dari kursi penumpang, lantai, dashboard, dan semua sela-sela mobil. Pastikan seluruh bagian mobil sudah bersih. Kalau kamu tidak mempunyai penyedot debu, kamu bisa menggunakan sapu kecil untuk membersihkan sela-sela mobil.

Langkah selanjutnya adalah membersihkan kursi penumpang dengan cairan pembersih. Kursi penumpang biasanya terbuat dari kulit. Maka dari itu, kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan pembersih kulit. Gunakan kain lembut dan gosokan pembersih kulit pada permukaan kulit hingga bersih dan mengkilap. Setelah kabin bersih, kamu bisa meletakkan kamper pada sela-sela mobil atau di bawah kursi penumpang. Hal ini dilakukan agar mobil tetap wangi dan bisa menghalau serangga masuk. Kamu juga bisa memasang pengharum ruangan agar kabin mobil senantiasa wangi.

Kalau bagian dalam kabin mobil sudah bersih, kamu bisa mulai mencuci barang atau aksesoris interior yang tadi dikeluarkan. Untuk karpet lantai mobil, kamu bisa menyemprotkan air ke karpet tersebut dengan menggunakan selang air. Semprotkan air bertekanan hingga kotorannya rontok. Selanjutnya sikat karpet dengan menggunakan sikat kecil dan shampoo mobil. Lakukan hingga karpet bersih. Bilas karpet dan anginkan hingga kering. Lakukan hal yang sama pada sarung kursi. Kamu bisa menggunakan shampoo mobil atau sabun cuci lainnya. Itulah cara mencuci mobil pada bagian dalamnya. Sudah siap untuk bersih-bersih mobil? Ketahui cara mencuci mobil yang mudah untuk dilakukan yuk.

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong

tips membeli mobil bekas

Cat mobil merupakan bagian terluar dari sebuah mobil. Maka dari itu, cat mobil sangat rentan oleh berbagai jenis kerusakan. Kerusakan yang dialami oleh bagian terluar mobil biasanya adalah lecet, baret, atau cat yang terkelupas. Belum lagi, bagian terluar mobil merupakan bagian pertama yang dilihat dari sebuah mobil. Kamu sebagai pemilik pasti tidak ingin adanya kerusakan yang membuat mobilmu tidak tampil cantik bukan? Namun kamu tidak perlu khawatir. Kini ada cara untuk menghilangkan baret dan cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong.

Kamu bisa melakukannya sendiri dengan mudah di rumah. Bahan-bahan dan alat yang diperlukan pun tidak banyak dan tidak mahal. Kamu penasaran? Kalau kamu mau tahu soal cara menghilangkan baret pada cat dan membuatnya kilap kembali, kamu bisa cek tulisan di bawah ini. Di sini kamu akan diinformasikan soal cara cepat menghilangkan baret pada cat dan membuatnya kembali mengkilap. Ikuti terus penjelasan di bawah ini ya!

Cara Menghilangkan Baret Pada Cat Mobil dan Mengkilapkan

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan baret pada cat mobil dan membuatnya kembali kilap. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ikuti langkah-langkah di bawah ini ya!

1. Siapkan Alat dan Bahan

Untuk memulai kegiatan ini, sebelumnya kamu harus menyiapkan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan. Untuk alat-alatnya sendiri kain lap yang lembut, kanebo, ember, dan air secukupnya. Di sisi lain, untuk bahan-bahannya yang kamu perlukan adalah kompon atau scratch remover. Kamu bisa memilih salah satu dari kedua bahan ini. Kalau baret atau goresan pada cat masih dalam tahap ringan kamu bisa memilih kompon sedangkan untuk baret yang berat kamu bisa menggunakan scratch remover.

2. Hilangkan Baret Pada Cat

Kalau semua bahan dan alat sudah terkumpul, kamu bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya. Pertama, bersihkan area yang ingin dihilangkan baretnya. Kamu bisa membersihkannya dengan cara membasahi kanebo hingga setengah basah dan mengelap bagian yang ingin dikerjakan. Lap bagian tersebut sampai benar-benar bersih. Tunggu beberapa saat hingga kering lalu lakukan langkah kedua. Langkah kedua, ambil kain lap lembut yang sudah kamu siapkan dan tuangkan kompon di atas kain tersebut. Setelahnya gosok kain yang sudah diberi kompon ke bagian yang baret. Berikan kompon sedikit demi sedikit terlebih dahulu. Gosok perlahan ke arah depan dan belakang secara terus menerus hingga goresan mulai memudar.

Apabila goresan sudah mulai memudar tapi masih sedikit terlihat, kamu bisa melanjutkannya dengan scratch remover. Scratch remover biasanya berbentuk seperti spidol dengan ujung yang lembut. Kamu bisa mengoleskan scratch remover ini pada bagian yang masih terlihat baretnya. Lakukan hingga baret benar-benar hilang secara sempurna.

3. Kilapkan Cat

Kalau baret atau goresan pada cat mobil kamu sudah tersamarkan, kamu selanjutnya bisa mengkilapkan cat mobil secara keseluruhan. Gunakan pengkilap cat mobil yang mengandung wax untuk membuat cat mobilmu terlihat mengkilap dan bersinar. Kamu bisa melakukan tahap pengkilapan ini dengan cara yang sama seperti menghilangkan baret yaitu dengan menggunakan kain lap lembut. Tuangkan pengkilap mobil yang mengandung wax ke atas kain dan gosokan kain ke seluruh permukaan mobil.

Itulah cara menghilangkan baret pada mobil dan membuatnya kembali mengkilap. Mudah sekali bukan? kamu sudah siap untuk mencobanya sendiri di rumah?

Ketahui Tips Cara Mundur Di Tanjakan

kelebihan mobil matic

Mobil matic menjadi salah satu jenis mobil yang dimiliki oleh banyak orang. Mobil matic sendiri banyak dipilih menjadi kendaraan pribadi keluarga maupun perorangan. Hal ini dikarenakan mobil matic memiliki transmisi otomatis yang membuatnya lebih mudah dikendalikan. Namun, pada beberapa medan tertentu terdapat beberapa cara berkendara yang berbeda pula. Contoh saja jalan yang menanjak. Pada jalan menanjak, membuat mobil maju maupun mundur bisa jadi tantangan tersendiri bagi pengemudinya. Ketahui tips cara mundur di tanjakan dengan mobil yuk.

Apalagi mobil sudah jalan secara otomatis. Pengemudi harus menyesuaikan tekanan gas yang diinginkan. Untuk kamu salah satu pengguna mobil matic atau bahkan seorang pemula di dunia mobil matic, ada bagusnya kamu membaca penjelasan di bawah ini. Berikut ini kamu akan diinformasikan mengenai cara mengendarai mobil matic di tanjakan khususnya cara mundur di tanjakan untuk mobil matic. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasan di bawah ini. Jangan sampai ketinggalan informasi penting seperti ini ya!

Berikut Cara Mundur Di Tanjakan Untuk Mobil Matic

Terdapat beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk membuat mobil matic berjalan mundur pada jalan yang menanjak. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah cara mundur di tanjakan untuk mobil matic.

1. Posisikan Tuas Transmisi

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat mobil berjalan mundur adalah mengubah posisi tuas transmisi. Pada mobil matic, tuas transmisi memiliki pilihan P, R, N, D, dan L. Untuk mundur, tempatkan tuas pada posisi R atau Reverse. Dengan begitu, mobil akan berjalan mundur. Sebelumnya, kamu bisa menginjak pedal rem terlebih dahulu agar mobil berhenti. Selain itu kamu juga bisa menarik tuas rem tangan ke arah atas sampai mobil berhenti dengan sempurna. Setelahnya kamu bisa mengubah posisi tuas transmisi.

2. Gunakan Pedal Gas Secara Perlahan

Kalau tuas transmisi sudah diubah, kamu bisa melepaskan injakanmu dari pedal rem atau menurunkan kembali tuas rem tangan. Setelah hal ini kamu lakukan, mobil akan otomatis mundur ke belakang. Arahkan stir untuk mencapai posisi yang kamu mau. Namun, kecepatan mobil yang berjalan otomatis ini biasanya pelan sekali. Kamu bisa mempercepatnya dengan menginjak pedal gas.

Pastikan untuk menginjak pedal gas ini secara perlahan ya. Kamu pasti tidak mau kalau mobil melaju mundur secara tiba-tiba karena kecepatannya langsung naik drastis. Selain itu, menginjak pedal gas perlahan juga bisa membuatmu mengira-kira jarak dan objek yang ada di belakangmu. Jadi, pastikan untuk menginjak pedal gas ini secara perlahan-lahan ya.

3. Siagakan Kaki Pada Pedal Rem

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah siagakan kaki pada pedal rem. Untuk mengendarai mobil matic, ada baiknya kalau kamu menggunakan satu kaki yang dominan saja. Jangan gunakan kedua kakimu pada pedal gas dan pedal rem. Hal ini dilakukan untuk menghindari resiko salah injak pedal. Gunakan hanya satu kaki yang dominan misalnya kaki kanan. Saat kamu mundur perlahan pada tanjakan, kamu bisa menginjak pedal gas dengan kaki kananmu. Kalau posisi yang kamu inginkan sudah tercapai, kamu bisa memindahkan kaki kananmu ke arah kiri yaitu ke pedal rem. Injak pedal rem ini secara perlahan pula agar mobil tiba berhenti mendadak. Itulah cara mundur di tanjakan untuk mobil matic. Mudah sekali bukan? Kalau kamu sudah membaca cara ini dengan seksama kamu bisa dengan mudah mempraktekkannya setelahnya. Ketahui tips cara mundur di tanjakan dengan mobil yuk.

Cara Mengemudi Mobil Di Tanjakan untuk Versi Matic!

cara mengemudi mobil

Menggunakan mobil matic memang dirasa jauh lebih praktis dibandingkan mobil jenis manual. Hal ini dikarenakan transmisi pada mobil matic dijalankan secara otomatis dan pengemudi hanya perlu menyesuaikan saja. Namun pada medan-medan tertentu seperti jalan yang menanjak diperlukan cara khusus agar mobil matic bisa tetap melaju dengan lancar. Untuk kamu pengemudi pemula atau pemilik mobil matic yang ingin melewati jalan yang menanjak, kamu sampai ke tempat yang tepat.  Berikut pembahasan cara mengemudi mobil di tanjakan versi matic.

Di sini, kamu akan diinformasikan mengenai cara mengemudi mobil di tanjakan untuk mobil matic. Dengan mengetahui informasi penting seperti ini kamu nantinya bisa mengendarai mobil maticmu dengan lebih lihai. Terlebih lagi saat melewati jalanan yang menanjak. Maka dari itu, ayo simak terus penjelasan di bawah ini agar tahu lebih banyak soal cara mengemudikan mobil matic di jalan yang menanjak. 

Cara Mengemudi Mobil Di Tanjakan Yang Perlu Kamu Ketahui! 

Untuk melewati jalanan yang menanjak, terdapat beberapa tips yang bisa kamu ambil agar bisa melewati jalanan tersebut dengan lebih lancar. Untuk itu, berikut adalah cara mengemudi mobil di tanjakan untuk mobil matic. 

1. Gunakan Pedal Rem 

Salah satu tipsnya adalah selalu siaga dengan pedal rem. Seperti yang sudah kamu ketahui, tranmisi pada mobil matic bersifat otomatis. Lebih jelasnya, mobil akan terus berjalan maju kalau gigi sudah dipindahkan ke N (netral) atau D. Maka dari itu, ada baiknya kalau kaki kananmu selalu siaga pada pedal rem bukan pedal gas. Hal ini dilakukan untuk tetap siaga dan bisa memberhentikan mobil seketika.  

Apalagi saat menanjak. Ada kalanya jalanan padat dan kamu perlu berhenti di tengah-tengah tanjakan. Dengan kaki yang siaga pada pedal rem, kamu bisa dengan cepat menghentikan mobil. Kalau ingin mobil kembali berjalan kamu tinggal melepas injakan pada pedal rem dan memindah kakimu ke pedal gas. Mudah bukan? 

2. Gunakan Hanya Satu Kaki Pada Masing-Masing Pedal 

Hal selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah gunakan hanya satu kaki untuk masing-masing pedal yang kamu gunakan. Menggunakan dua kaki pada masing-masing pedal seperti kaki kanan pada pedal gas dan kaki kiri pada pedal rem mempunyai resiko yang besar. Bisa saja kamu salah menginjak pedal kalau menggunakan teknik seperti itu. Maka dari itu, ada baiknya kalau kamu menggunakan satu kaki saja yang dominan misalnya kaki kanan.  

Kalau kamu perlu menambah kecepatan, kamu hanya perlu memindahkan kaki kananmu ke pedal gas dan menginjaknya. Saat ingin berhenti, lepas pedal gas maka mobil perlahan akan semakin pelan lalu kamu hanya perlu menginjak pedal rem untuk benar-benar berhenti. Cara seperti ini akan memudahkan kamu saat melewati jalanan menanjak. Pastikan gigi berada pada posisi L atau D2 saat kamu menanjak ya! 

3. Gunakan Rem Tangan 

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah siaga pada rem tangan. Memegang stir mobil memang biasanya dilakukan dengan kedua tanganmu. Akan tetapi, orang yang sudah biasanya dapat memegang stir hanya dengan satu tangan misalnya tangan kanan. Kalau kamu salah satunya, kamu bisa menggunakan tangan kirimu untuk stand by pada rem tangan.  

Hal ini berguna sekali untuk siaga saat kamu membutuhkan mobilmu untuk berhenti secara mendadak. Rem tangan bisa membuat mobil benar-benar berhenti dalam satu tarikan. Kamu hanya perlu menarik tuasnya ke atas.  

Simpel bukan? Itulah beberapa cara mengemudi mobil di tanjakan khusus untuk mobil matic. Kamu sudah siap untuk mencobanya? 

Simak Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Ini!

simak tips merawat mobil

Mobil yang jarang dipakai biasanya akan mengalami penurunan kualitas tampilan maupun performanya. Untuk bagian performa sendiri, komponen yang mempengaruhinya adalah mesin mobil. Maka dari itu, jangan biarkan mobilmu benar-benar terbengkalai dalam waktu yang cukup lama. Hal ini bisa berpengaruh pada mesin terlebih lagi pada tarikan mobil itu sendiri. Jadi untuk kamu yang biasanya meninggalkan mobil dan tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama, ada baiknya kamu baca tulisan ini. Yuk simak tips merawat mobil yang jarang dipakai.

Di sini, kamu akan diinformasikan mengenai tips merawat mobil yang jarang dipakai, terlebih pada bagian mesin dan ban mobil yang krusial. Kalau bagian mesin dan ban ini tidak beroperasi secara sempurna, pastinya mobil tidak bisa berjalan dengan benar juga. Oleh karena itu, ayo simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui cara merawat bagian mesin dan ban mobil yang jarang kamu pakai.

Beberapa Tips Merawat Bagian Mesin dan Ban Mobil Yang Jarang Dipakai!

Mesin dan ban mobil merupakan salah satu komponen yang krusial. Maka dari itu, kamu harus benar-benar memperhatikan dan merawatnya. Apalagi kalau mobil jarang sekali digunakan. Untuk merawat bagian mesin dan ban mobil yang jarang digunakan, ikuti tips merawat mobil yang jarang dipakai berikut ini.

1. Panaskan Mesin

Untuk menjaga performa mesin agar selalu baik, kamu harus memanaskan mesin secara rutin. Kalau mobil tidak terpakai dalam jangka waktu yang lama, mesin mobil pasti tidak digunakan bukan. maka dari itu, untuk menjaga mesin mobil kamu bisa memanaskan secara rutin. Hal ini bisa kamu lakukan dengan cara menyalakan mesin mobil setiap pagi selama beberapa menit.

Biarkan saja mesin mobil menyala dan kamu bisa melakukan aktivitas lain seperti mandi dan sarapan. Setelahnya kamu bisa mematikan lagi mesin mobilmu. Selain itu, sambil memanaskan mesin mobil kamu juga bisa sambil membuka pintu dan jendela mobil sembari membersihkan bagian dalam mobil. Hal ini dilakukan agar bagian dalam mobil tidak lembab dan berbau.

2. Rutin Ganti Oli Mesin

Hal selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah oli mesin. Oli mesin mobil biasanya diganti setiap penambahan jarak tempuh sebesar 10.000km atau setiap 6 bulan sekali. Maka dari itu, penting bagi kamu sebagai pemilik mobil untuk mengingat kapan terakhir kamu ganti oli mesin. Jangan sampai lupa apalagi kelewatan ganti oli mesin mobil kamu.

Oli mesin digunakan sebagai pelumas pada mesin. Oli yang kotor akan mempengaruhi kinerja mesin. Maka dari itu, jaga kualitas performa mesin mobilmu dengan memperhatikan olinya. Catat kapan kamu terakhir mengganti oli mesin dan pasang pengingat untuk mengganti oli di periode selanjutnya.

3. Cek Tekanan Ban

Hal terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah tekanan angin pada ban. Tanpa adanya ban, mobil pasti tidak bisa berjalan sama sekali. Apalagi, kalau mobil jarang digunakan. Mobil yang jarang digunakan biasanya bagian bannya akan kempes. Hal ini biasanya tidak terlihat. Kamu bisa mengeceknya dengan menekan permukaan ban. Kalau terasa kempes, berarti tekanan angin pada ban sudah berkurang. Kamu bisa mengganti ban yang kempes dengan ban cadangan atau membuka bannya dan mengisi tekanan angin di bengkel terdekat. Pastikan untuk tidak menggunakan mobil kalau ban mobilnya kempes ya.

Itulah beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai pada bagian mesin dan ban mobil. Mudah bukan? Maka dari itu, rawat terus mobil milikmu ya! Yuk simak tips merawat mobil yang jarang dipakai.

Tips Membeli Mobil Bagi Pemula Agar Tidak Salah Pilih

tips membeli mobil bagi

Baru mau membeli mobil pertamamu? Untuk mobilitas sehari-hari, memiliki kendaraan pribadi memang bisa lebih nyaman karena tidak tergantung dengan orang lain. Bagi para pemula, berikut tips membeli mobil agar tidak salah pilih.

Membeli mobil untuk pertama kali memang gampang-gampang susah. Kalau sudah punya pilihan yang jelas, pastinya akan lebih mudah. Tapi kalau belum? Berbagai variasi mobil yang ada di pasaran bisa cukup membingungkan. Karena itu, simak beberapa tips di bawah ini sebelum membeli mobil pertamamu.

  1. Pilih Jenis Mobil Sesuai Kebutuhan

Jenis mobil ada cukup banyak, misalnya city car yang ukurannya kecil, family car yang berukuran besar, SUV, dan lain-lain. Pilihlah jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Misalnya mobil akan digunakan untuk kamu sendiri dan keseharianmu tidak memerlukan ruang yang terlalu besar, maka paling tepat pilih city car. Ukurannya yang kecil terkesan ringkas. Kamu juga jadi lebih mudah memarkirkan mobil di mana saja.

Tapi lain soal kalau mobil digunakan bersama-sama dengan keluarga berjumlah 4 sampai 5 orang setiap harinya. Mobil jenis family car jauh lebih sesuai. Anggota keluarga pun bisa nyaman di dalam mobil tanpa perlu berdesak-desakan.

  1. Periksa Spesifikasi dengan Teliti

Periksa jenis mesin yang digunakan, apakah perawatannya mudah, apakah service centernya mudah ditemukan di sekitar tempat tinggalmu. Detail-detail kecil ini mungkin akan terkesan menyulitkan, apalagi kalau baru pertama kali harus berurusan dengan mobil. Tapi hal ini penting dilakukan.

Mobil bukanlah barang yang murah. Karena itu, sebagai pemilik mau tidak mau kita harus tau sedikit demi sedikit tentang mobil yang akan kita pilih dan perawatannya. Jangan sampai sudah membeli mobil tapi ternyata bengkel resminya tidak ada di kotamu, atau sulit mencari spare part-nya.

  1. Periksa Konsumsi Bahan Bakar

Ini poin penting yang jangan sampai dilewatkan. Mobil butuh bahan bakar yang membutuhkan pos pengeluaran khusus secara rutin. Jadi sekali memilih, kamu harus sudah siap dengan budget BBM dalam jangka waktu tertentu.

Karena itu pertimbangkan baik-baik sebelum memilih. Kalau bisa, cari mobil yang konsumsi BBM-nya cukup irit agar pengeluaranmu bisa lebih ringan dan tidak terlalu membebani setiap bulannya.

  1. Cek Fitur Keamanan Mobil

Tidak ada yang menginginkan terjadi kecelakaan. Tapi kita harus selalu waspada dan berhati-hati, kan? Saat membeli mobil, cek terlebih dahulu sistem keamanannya. Misalnya:

  1. Kondisi dan kelengkapan seat belt
  2. Ada fasilitas Dual SRS Airbags, yaitu airbag di bagian depan muka dan tubuh dan bagian lutut pengemudi
  3. Rem, apakah memiliki sistem ABS (Anti Lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution)
  4. Ada fitur auto lock, terutama pada family car, agar anak-anak tidak bisa membuka pintu dan jendela sesuka mereka.
  1. Cek dan Bandingkan Harga

Paling puas memang kalau bisa membeli mobil yang paling sesuai dengan keinginan kita. Tapi kadang harga mobil yang kita inginkan jauh melebihi budget. Karena itu, survey dulu harga beberapa mobil, agar punya gambaran mobil apa saja yang sesuai dengan budget yang mampu dikeluarkan.

  1. Pelajari Sistem Pembayaran

Apakah kamu akan membeli mobil secara kontan atau menyicil? Kalau mencicil, cara apa saja yang ditawarkan oleh dealer mobil pilihanmu? Pelajari dan tanyakan hal ini secara detail. Kalau perlu, konsultasikan juga dengan pihak bank agar kamu semakin yakin dan tidak salah pilih program cicilan.

Yang perlu diingat, pada umumnya membeli mobil pasti menggunakan uang muka (down payment/DP) di awal. Jadi, kamu sudah harus menyiapkan DP sejumlah yang dibutuhkan. Bagi para pemula, berikut tips membeli mobil agar tidak salah pilih.

Tips Ganti Oli Mobil dan Waktu untuk Menggantinya

tips ganti oli mobil

Ganti oli ternyata tidak harus dilakukan di bengkel, loh. Kamu bisa mengganti oli sendiri di rumah. Tidak seperti anggapan banyak orang, mengganti oli ternyata cukup mudah. Dengan bisa mengganti oli mobil sendiri, kamu bisa menghemat banyak biaya. Lumayan kan, budget untuk ganti oli bisa digunakan untuk hal lain. Berikut tips dan waktu untuk ganti oli mobil kamu.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli Mobil

Setiap mobil memiliki waktu yang berbeda-beda untuk ganti oli. Penggantian oli juga tergantung dari pemakaian masing-masing pengemudi, apakah pemakaian mobil cukup intens atau jarang dipakai, apakah pemilik mobil merawat mobil dengan baik atau tidak.

Dalam buku manual mobil, pada umumnya dianjurkan untuk mengganti oli setiap pemakaian mencapai 2.500 sampai 3.000 km, kira-kira 2 bulan sekali. Ada pula mobil yang dianjurkan mengganti oli setiap pemakaian mencapai 10.000 km, artinya 6 bulan sekali. Sekali lagi, waktunya tidak bisa disamakan pada setiap mobil, karena tergantung dari pemakaian masing-masing pemilik.

Mobil yang menggunakan oli dengan kandungan campuran mineral lebih banyak, disarankan mengganti oli setiap 5.000 km. Jika mobilmu menggunakan oli dengan kandungan full sintetik, disarankan menggantinya tiap 10.000 km.

Langkah-Langkah Mengganti Oli yang Tepat

Agar tidak salah langkah dalam mengganti oli, ikutilah cara di bawah ini:

1. Posisikan Mobil jadi Lebih Tinggi

Gunakan bantuan dongkrak pada ban mobil agar posisi mobilmu jadi lebih tinggi. Meninggikan posisi mobil sangat penting dalam mengganti oli. Jika lalai dilakukan, mobil bisa cepat rusak.

2. Siapkan Peralatan

Beberapa peralatan yang harus disiapkan untuk mengganti oli adalah oli baru yang jenisnya sesuai dengan mesin mobilmu, baskom untuk menampung oli bekas, dan kunci pas.

3. Panaskan Mobil Terlebih Dahulu

Mengganti oli membutuhkan temperatur yang tepat, karena itu persiapkan dulu suhu yang sesuai sebelumnya. Temperatur yang ideal adalah sekitar 35 derajat Celcius. Pada temperatur ini, mobil terasa hangat, bukan panas sekali.

Kenapa temperatur mobil menjadi penting? Karena saat mobil dalam keadaan hangat, kotoran akan bercampur dengan oli lama, sehingga nanti saat oli lama dibuang kotoran pun akan ikut terbuang. Dalam kondisi mobil hangat, oli juga jadi lebih mudah mengalir ketika tutupnya dibuka.

4. Buka Kap Mesin

Buka kap mesin, lalu buka kenop tempat pengisian oli. Cara ini akan membuat proses pengurasan oli lama jadi lebih cepat.

5. Buka Baut Penguras Oli

Lokasi baut ada di bawah blok mesin. Untuk membukanya dibutuhkan kunci pas. Jika sudah ketemu, lepaskan ringnya.

6. Lepas Filter

Gunakan kunci pas untuk membuka filter oli. Pastikan gasket terlepas dari filter agar oli tidak bocor. Jika filter sudah kotor, gantilah dengan yang baru. Lumasi terlebih dahulu filter baru dan gasket dengan oli baru.

7. Kuras Oli

Tunggu hingga oli lama terkuras habis, tempatkan di baskom yang sudah dipersiapkan. Menguras oli bisa membutuhkan waktu cukup lama, karena tidak langsung keluar.

8. Tutup Baut Penguras Oli

Setelah terkuras habis, pastikan memasang kembali baut penguras oli dan gasket dengan rapat. Cek apakah oli menetes atau tidak. Cek kondisi gasket apakah masih layak pakai, untuk menghindari kebocoran oli.

9. Pasang Filter

Pasang filter dan baut dengan menggunakan tangan terlebih dahulu agar sesuai dengan ulirnya. Jika sudah pas, maka gunakan bantuan kunci pas untuk mengencangkannya. Jangan memaksa saat dikencangkan, karena kerusakan ulir bisa menyebabkan kebocoran oli.

10. Tuang Oli Baru

Tuangkan oli baru ke lubang di mesin bagian atas. Pastikan batas pengisian oli dengan tepat, agar tidak kelebihan atau kekurangan.

11. Tutup Knop Oli dan Kap Mobil

Setelah mengisi sesuai ukuran, tutuk kenop tempat oli dengan baik, lalu tutup kap mobil.

12. Hidupkan Mesin

Langkah terakhir adalah menghidupkan mesin mobil selama 3 menit.

Selesai sudah! Tidak terlalu rumit, kan? Jangan sampai lupa mengganti oli kamu ya! Berikut tips dan waktu untuk ganti oli mobil kamu.

Cara Kredit Mobil untuk Mendapatkan Mobil Impian

cara kredit mobil

Memiliki mobil pribadi menjadi kebutuhan bagi banyak orang untuk memenuhi mobilitas yang tinggi. Dilihat dari beberapa aspek, mobil pribadi memang lebih nyaman dibandingkan dengan transportasi umum. Misalnya saja, kita jadi tidak bergantung pada orang lain dan bisa membawa barang yang dibutuhkan dengan mudah. Berikut cara mudah kredit mobil idaman.

Namun membeli mobil bukan perkara mudah karena harganya yang tidak murah. Tapi tak perlu kuatir, karena kamu bisa membeli mobil dengan cara mencicil dengan memanfaatkan fasilitas kredit mobil yang disediakan bank atau pihak dealer mobil pilihanmu. Dengan begitu, membeli mobil pun jadi terasa lebih ringan.

Syarat Mengajukan Kredit Mobil

Untuk mengajukan kredit mobil baru, ada 3 syarat yang harus dipenuhi. Ketiga syarat tersebut adalah:

  1. Warga Negara Indonesia dan bertempat tinggal di Indonesia
  2. Berusia maksimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun ketika kredit lunas
  3. Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap setiap bulannya. Syarat yang ketiga ini bisa berbeda-beda,   tergantung kebijakan di setiap daerah.

Cara Mengajukan Kredit Mobil

Untuk mengajukan kredit mobil, langkah yang harus dilakukan adalah:

1. Memilih Mobil

Pilihlah mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Apakah mobil akan digunakan sendiri atau bersama dengan keluarga. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan kondisi keuangan dengan harga mobil yang akan dibeli. Pilihlah mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

Memilih mobil bisa dilakukan dengan cara browsing di internet terlebih dahulu. Jika sudah yakin akan merk dan tipe mobil yang diincar, baru datangilah dealer atau showroom mobil terdekat.

2. Cek Kondisi Keuangan

Agar memilih mobil jadi lebih mudah, sebaiknya mempersempit pilihan dengan cara mengecek kondisi keuangan. Hal yang perlu diketahui adalah berapa uang muka yang harus dibayar. Pada umumnya, uang muka pembelian mobil adalah sebesar 25 – 30% dari total harga mobil. Pastikan kamu sudah memiliki dana untuk DP.

Pastikan juga berapa jumlah cicilan yang harus kamu bayarkan per bulan. Sesuaikan dengan kemampuanmu.

3. Kunjungi Dealer

Untuk mendapatkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuanganmu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pihak dealer. Mereka akan dengan senang hati membantu calon pembeli mendapatkan mobil yang sesuai.

4. Ajukan Permohonan Kredit

Saat sudah yakin dengan pilihan merk, tipe mobil, dan dealer yang akan dipilih, saatnya untuk mengajukan kredit pembelian mobil pada pihak bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Kamu tinggal pergi ke bank untuk berkonsultasi dan melengkapi semua dokumen dan syarat pengajuan kredit. Jika syarat-syarat sudah lengkap, pihak bank akan segera memproses dan mencairkan dana pinjaman.

Pihak bank atau lembaga pembiayaan membutuhkan waktu untuk verifikasi data dan survey calon nasabah. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini kira-kira 3 sampai 5 hari. Jika syarat sudah lengkap dan proses verifikasi selesai, maka pengajuan akan disetujui. Pihak bank atau lembaga pembiayaan akan menghubungimu dan dealer.

5. Bayar Uang Muka

Pihak bank atau lembaga pembiayaan akan menghubungimu dan dealer jika pengajuan disetujui. Inilah saatnya untuk menyelesaikan pembayaran uang muka ke pihak dealer.

6.  Mobil Dikirimkan

Setelah proses administrasi selesai, mobil akan segera dikirimkan oleh pihak dealer ke alamat yang sudah disetujui sebelumnya. Pengiriman mobil pada umumnya membutuhkan 3 sampai 4 hari kerja. Dokumen kelengkapan mobil seperti STNK biasanya akan dikirim kurang lebih 14 hari setelah mobil diterima.

Jadi bagaimana? Jangan ragu untuk melakukan kredit mobil ya!

Cara Mengkilapkan Ban Mobil Agar Tampak Seperti Baru

cara mengkilapkan ban mobil

Bukan hanya bodi dan cat mobil saja yang harus dicuci secara rutin dan dibuat mengkilap seperti baru. Ban mobil juga bisa dibuat hitam mengkilap bagai baru keluar dari dealer. Dengan selalu menjaga kondisi ban, maka mobil pun akan terlihat lebih prima. Harga jual pun bisa tetap dipertahankan agar tidak turun drastis saat dijual. Berikut cara mengkilapkan ban mobil agar tampak seperti baru.

Bagaimana cara membuat ban menjadi hitam mengkilap? Ada 2 cara, yaitu menggunakan bahan dari pabrik dan menggunakan bahan yang biasa ada di rumah. Yuk, simak detailnya di bawah ini.

Mengkilapkan Ban Mobil dengan Bahan Khusus Pabrikan

Ada 2 bahan pengkilap ban pabrikan yang bisa kamu pilih, yaitu:

1. Semir Ban Pabrikan

Cara ini adalah yang paling simpel dan mudah. Semir ban bisa dengan mudah diperoleh di bengkel mobil atau yang lebih praktis lagi, di toko online. Jenisnya biasanya terbagi menjadi 3, wax atau foam. Harganya juga bervariasi, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan.

Semir ban yang bertekstur wax biasanya terbuat dari bahan non silikon, sehingga semir jenis ini dianggap paling aman untuk ban. Hasilnya memang tidak semengkilap semir dari bahan yang cair, namun tidak memiliki pengaruh buruk pada ban.

Semir ban bertekstur foam pada umumnya berbahan utama aerosol. Semir ban foam juga sangat mudah digunakan, karena tidak perlu dibilas sesudahnya. Selain itu, semir ban bertekstur foam juga dapat berfungsi sebagai pembersih ban.

2. Silikon Cair

Silikon cair mampu membuat ban  tampak lebih mengkilap dibandingkan dengan semir ban wax ataupun foam. Warna hitam mengkilap yang dihasilkan pun akan bertahan lebih lama dibandingkan semir. Namun memang tidak dianjurkan memakai silikon cair terlalu sering, karena dapat berpengaruh pada elastisitas ban.

Cara menggunakan silikon cair adalah dengan mencampurkannya dengan terpentin dengan komposisi silikon cair : terpentin sebesar 70 : 30. Cuci ban terlebih dahulu, dikeringkan secara menyeluruh, baru gunakan campuran silikon cair dan terpentin pada ban.

Mengkilapkan Ban Mobil dengan Bahan yang Ada di Rumah

Selain menggunakan bahan dari pabrik, mengkilapkan ban juga bisa menggunakan bahan yang biasa ada di rumah. Beberapa bahan yang bisa digunakan adalah:

1. Minuman Bersoda

Ya, minuman bersoda bisa digunakan untuk menghitamkan permukaan ban. Sebelumnya, ban mobil harus dicuci dan dikeringkan terlebih dahulu. Kemudian, tinggal oleskan minuman soda pada permukaan ban. Maka ban akan terlihat lebih hitam dan mengkilap.

2. Soda Kue

Soda kue biasa disebut juga dengan baking soda. Kalau kamu suka membuat kue, biasanya punya persediaan soda kue di dapur. Soda kue memang sudah dikenal sebagai bahan pembersih yang ampuh. Begitu juga pada ban mobil.

Cara penggunaannya pun mudah. Campurkan soda kue dengan air hingga teksturnya menjadi seperti pasta. Lalu oleskan pada permukaan ban, tunggu sampai pasta baking soda mengering. Setelah kering, cukup bersihkan sisanya dengan air bersih.

3. Pasta Gigi

Bahan lainnya yang pasti ada di rumah adalah pasta gigi. Sama dengan cara-cara sebelumnya, ban motor harus dicuci dan dikeringkan terlebih dahulu. Lalu tuangkan pasta gigi pada sikat, dan oleskan pada ban mobilmu. Setelah mengoles pasta gigi secara menyeluruh, tidak perlu dibilas dengan air. Cukup bersihkan sisa-sisanya menggunakan lap bersih.

Jadi, cara mana yang akan kamu coba untuk mengkilapkan ban mobil sendiri di rumah?